Fri. May 14th, 2021

Beberapa ratus kapal nelayan China disebutkan lakukan penangkapan ikan di perairan Amerika Selatan. Sejumlahnya serta lakukan penangkapan di zone ekonomi privat (ZEE) beberapa negara.

Angkatan Laut Ekuador memverifikasi armada besar penangkap ikan China, terbagi dalam seputar 300 kapal, bergerak menjauh dari Kepulauan Galapagos. Armada itu sekarang bekerja di perairan internasional di terlepas pantai Peru.

Komandan Operasi Angkatan Laut Ekuador Laksamana Muda Daniel Ginez menjelaskan minggu ini jika beberapa kapal China itu sekarang ada “di perairan terlepas pantai Zone Ekonomi Privat Peru,” demikian seperti diambil dari VOA Indonesia, Minggu (27/9/2020).

Dia memberikan tambahan, armada tahun ini semakin besar dibanding pada beberapa tahun awalnya.

Beberapa ahli memberitahu VOA jika kesibukan penangkapan ikan yang agresif oleh China bukan hanya memberikan ancaman kedaulatan beberapa negara di pesisir, dan juga mencelakakan ketahanan pangan global serta ekologi laut.

Ekonomi Peru serta Ekuador benar-benar tergantung di hasil laut. Di tahun 2018, ke-2 negara tangkap 4,5 juta metrik ton ikan, hampir sekitar tangkapan di Amerika, tapi cuma 25% dari apakah yang diamankan China di tahun yang serupa, menurut statistik Bank Dunia. Ke-2 negara menjelaskan armada besar penangkap ikan China memberikan ancaman ketahanan sumber pangan mereka.

China tempati rangking paling atas di dunia dalam soal keinginan pangan laut. Jumlah hasil laut yang dikonsumsi di negara itu sepertiga dari jumlah keseluruhan mengonsumsi dunia, dengan tingkat perkembangan tahunan sebesar 6%.

Awalnya, Indonesia kembali lagi protes masuknya kapal garda pantai China ke perairan RI, kata Kementerian Luar Negeri, Senin (14/9).

Tubuh keamanan maritim menjelaskan kapal tinggalkan wilayah itu pada Senin (14/9).

Indonesia menampik klaim sembilan garis putus-putus China, menjelaskan itu menyalahi Konvensi PBB mengenai Hukum Laut.

By Jordan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!