Fri. May 7th, 2021

 Kepala Seksi Corporate Secretary PT Danareksa Sekuritas (DS), Burhan S. Widodo, membetulkan info berlangsungnya tindak penghentian hubungan kerja (PHK) oleh Perusahaan. Menurut dia, keseluruhan ada 36 karyawan yang terserang PHK ditengah-tengah Corona.

“Betul, ketetapan itu dilaksanakan dengan beberapa alasan,” tegas ia ke Merdeka.com, Sabtu (26/9).

Burhan menjelaskan, PHK sangat terpaksa dilakukan dampak dari lemasnya performa keuangan perusahaan sekarang ini.

Disamping itu, PHK dilaksanakan mengejar ada perkembangan langkah usaha oleh perusahaan yang sekarang ke arah ekositem digitalisasi. “Searah dengan perubahan masa digital sekarang ini, dan situasi epidemi yang mengganti trend customer,” sambungnya.

“Ini mengakibatkan perkembangan keperluan tenaga kerja,” terangnya.

Walau begitu, Burhan mengakui PHK yang berlangsung sudah patuhi peraturan yang berlaku di Indonesia. “Sudah semua lewat alasan masak dengan patuhi semua ketetapan perundang undangan serta Kesepakatan Kerja Bersama-sama,” katanya

“Tetapi, keharusan akan dibayar lunas optimal 14 hari kerja. Ini sesudah karyawan terima PHK,” tutupnya.

Pemerintah Indonesia dengan Bank Indonesia, lakukan usaha untuk pemercepatan pemulihan ekonomi Indonesia yang pada kuartal ke-2 perkembangannya diprediksikan negatif. Mengenai aksi yang diambil pemerintah harus bisa memperhitungkan perlambatan ekonomi karena epidemi Covid-19.

Persoalan yang ditemui pemerintah sebab Covid-19 akhir-akhir ini memberi desakan pada potensial ekonomi Indonesia. Desakan ini mengakibatkan pasar modal jadi cukup naik-turun.

Tetapi, akar permasalahan pemicu kritis, epidemi Covid-19, masih bersambung. Rumor geopolitik dunia, trade dispute di antara US serta China, serta US election dapat jadi unsur permasalahan yang perlu diperhitungkan.

Hindari krisis adalah rintangan yang paling susah, meskipun di kuartal 4 perkembangan diprediksikan mulai kembali lagi positif.

By Jordan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!