Mon. Jun 14th, 2021

“Saya putuskan untuk bicara sebab jika kita tidak berani menjelaskannya, perkembangan tidak berlangsung,” kata Rung ke ABC.

“Saya tidak takut masuk penjara.”Walau menjelaskan hal itu, Rung bersikukuh menjelaskan jika ia tidak mengejek kerajaan.

“Kita tidak mau merusak lembaga. Saran kami ialah reformasi, bukan revolusi.”

Sebagian orang sudah diamankan dan dibebaskan dengan agunan terkait dengan protes lain semasa dua bulan paling akhir. agen togel indonesia

Rung menjelaskan jika saatnya akan selekasnya datang.

“Saya pasti ditahan di sehari kelak sebab perintah penahanan telah dikeluarkan,” tuturnya.

Pimpinan demonstrasi awali dengan tiga tuntutan: parlemen dibubarkan, konstitusi dirubah, serta disudahinya penekanan pada praktisi oposisi.

Raja saat ini telah dengan cara pribadi berkuasa atas beberapa unit militer serta asset istana berharga beberapa puluh miliar dolar.

“Politik Thailand tidak berubah benar-benar, cuma berlangsung lingkaran setan. Kup, pemilu, kup, pemilu,” kata Rung.”Jika kita ingin kehidupan lebih bagus, harus ada skema politik yang bagus. Sehingga kita harus melakukan perbaikan permasalahannya.”

Mengusung tiga jemari dari film ‘The Hunger Games’ dilaksanakan di demonstrasi untuk lambang demokrasi.

“Waktu dengan penuh semangat memberikan dukungan pengakuan itu,” tuturnya.

“Susah dipercayai jika warga Thai, yan telah didesak demikian lamanya, jadi demikian berani. Saya kaget dengan diri kita yang demikian berani untuk bicara.”Menurut Rung dalam bilangan jam selanjutnya, ia selanjutnya diiringi oleh polisi kenakan pakaian preman.

“Mereka mengawasi saya di luar asrama, serta terkadang ikuti saya dengan mobil saat saya keluar,” tuturnya.

“Mereka lenyap sesaat, tapi balik lagi kemarin.”

Praktisi muda ini menjelaskan jika orang tuanya takut serta cemas akan keselamatannya.

“Mereka menjelaskan jika jika pergerakan ini melawan pemerintah sah-sah saja, tapi minta saya tidak bicara melawan kerajaan,” tuturnya.

Beberapa generasi bertambah tua memberikan dukungan pergerakan mahasiswa ini, kata Kanokrat Lertchoosakul dosen pengetahuan politik dari Chulalongkorn University di Bangkok.

“Tuntutan ini adalah tuntutan paling radikal dalam riwayat politik Thailand,” kata Dr Lertchoosakul.

By Jordan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!