Wed. Oct 20th, 2021

 Media Tiongkok meniadakan kabar yang mengatakan WHO memberikan restu vaksin COVID-19 bikinan China. Kabar itu ambil potongan perkataan kepala periset WHO Soumya Swaminathan.

Walau sebenarnya, konteksnya WHO cuma menyoroti perubahan vaksin di China.

Pada kabar baru itu, media Tiongkok tampilkan cuplikan yang lumayan komplet dari Soumya Swaminathan. Cuplikan itu menggunakan kata “jika” vaksin China dapat dibuktikan sukses.

Sampai sekarang, belumlah ada vaksin COVID-19 yang telah berhasil lolos semua babak uji. Meskipun begitu, WHO membidik di akhir 2021 ada dua miliar jumlah vaksin yang ada.

Pemerintah Propinsi (Pemprov) DKI Jakarta menulis perkantoran jadi cluster penebaran virus corona atau Covid-19 paling tinggi di Ibu Kota.

Hal itu berdasar data pada situs punya Pemprov DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id. Data itu tertera sampai 18 September 2020.

Berdasar data itu menulis sekitar 3.084 masalah Covid-19 masalah datang dari perkantoran. Cluster itu mencakup kementrian, tubuh atau instansi, perkantoran Pemprov DKI, sampai swasta.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) jadi cluster perkantoran dengan masalah paling tinggi yaitu 252 orang. Lantas ada juga, Kementerian Perhubungan dengan 175 masalah positif Covid-19.

Setelah itu, untuk Tubuh-Lembaga-BUMN sekitar 937 orang (dari BBKK sampai RNI Waskita).

Berikut daftar 10 cluster penyebaran Covid-19 paling tinggi di DKI Jakarta:

1. Perkantoran capai 3.084 orang

2. Petugas Lapangan 389 orang

3. Pasar 323 orang

4. Asrama serta Pesantren 280 orang

5. Pekerjaan Keagamaan 220 orang

6. Lapas 102 orang

7. Kepolisian 64 orang

8. Panti Bimbingan 54 orang

9. Pernikahan 20 orang

10. Sekolah 19 orang

Penemuan beberapa cluster perkantoran ini sebab terus-menerusnya penerapan uji swab PCR oleh Pempr…

By Jordan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!